Copy%20of%20LEP%20VIRTUAL%20(1)_edited.j

THE CANDIDATES​ PROFILE

 

1. Ir, DIDIEK PURWANTO, IPU

ENGLISH:

Born in Malang, 2 December 1960. The main director of PT. Karunia Alam Sentosa Abadi from 2015 until now. Alumni of Faculty of Animal Husbandry Brawijaya University. The first career as Farm Manager at PT. Great Giant Livestock (1992), then as Production Director (2001-2008), Operation Director (2008-2013), and Government & Public Relation Director (2013-2014. Total 34 years of service in the Indonesian cattle industry. Total 97.916 heads cattle imported for last 5 years

He is also active in organizations such as Vice Chairman of Apfindo (1994), Chairman of Forum Feedloter Lampung (1998-2020), Chairman of ISPI (2018-2022), Chairman of Gapuspindo (2019-2023), and Vice-Chairman of HPDKI Lampung (2017). Training experienced such as LPPM (1990 and 1991), PQM (1990 and 1995), GKS Executive Development Series (2010), Stanford University (2007), University of Michigan (2008), Franklin Covey (2009), Indo Pasifik Elderman (2007) and Gunung Sewu Group Development Series (2009).

The innovative technology that was implemented such as:

  • The utilization of pineapple skins as feed efficiency and restriction waste product (1987)

  • The initiator of PIR Beef Cattle Lampung (1992)

  • Integrated partnership concept: Honour awards from President RI (2003)

  • Waste technology of dried pineapple peel as an energy source - export Japan (2005)

  • Development of Animal Welfare operating procedure system (2012)

  • Development of pineapple skin silage as a large-scale forage preservation technology, to be developed as a feed bank in livestock-intensive areas (1987)

  • Development of forage silage as a large-scale forage preservation technology, to be developed as a feed bank in livestock-intensive areas (2015)

  • Designing feedlot facilities that are efficient and effective and comply with the operational standards of animal welfare - building 3 feedlot facilities. (2001, 2010, 2014)

  • Invented a grass chopper machine (2005-now)

  • Creating a working coral design at the feedlot as a cattle treatment facility (2010-now)

His effort gave significant contribution and get any individual awards such as:

  • Satya Lencana Pembangunan from President of Republic Indonesia (2003)

  • 20 years of service for PT. Great Giant Livestock (2007)

  • Achiever Alumni of Brawijaya University (2007)

  • Reward from Governor of Lampung as cattle development in Lampung (2008)

  • 25 years of service for PT. Great Giant Livestock (2012)

  • Speakers of many seminars.

As a businessman, he also expands the business division for last 5 years to produce organic fertilizer and feed for farmer-partner. Involvement in the community such as:

  • Internship program for fresh graduate as a coordinator with ISPI and Red Meat & Cattle Partnership (2019-now)

  • Breeding manager certifications as PIC of infrastructure with LSIP and Red Meat & Cattle Partnership (2019)

  • Preparation of technical guidance of 1.000 villages of cattle as PIC with Livestock Directorate General (2020)

  • Technical guidance of 1.000 villages of cattle as a trainer with Livestock Directorate General (2020)

  • The initiator of livestock farmer and funder meeting with PT. KASA and BRI

  • Also, as a speaker of many conferences, seminars, and workshops.

BAHASA:

Lahir di Malang, 2 Desember 1960. Direktur Utama PT. Karunia Alam Sentosa Abadi sejak 2015 hingga sekarang. Alumni Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya. Karir pertama sebagai Farm Manager di PT. Great Giant Livestock (1992), kemudian sebagai Production Director (2001-2008), Operation Director (2008-2013) dan Government & Public Relation Director (2013-2014. Total 34 tahun mengabdi di industri peternakan Indonesia. Total sapi yang diimpor sebanyak 97.916 ekor. selama 5 tahun terakhir.

Ia juga aktif di organisasi seperti Wakil Ketua Apfindo (1994), Ketua Forum Feedloter Lampung (1998-2020), Ketua ISPI (2018-2022), Ketua Gapuspindo (2019-2023), dan Wakil Ketua Umum HPDKI Lampung (2017). Pengalaman pelatihan seperti LPPM (1990 dan 1991), PQM (1990 dan 1995), GKS Executive Development Series (2010), Stanford University (2007), University of Michigan (2008), Franklin Covey (2009), Indo Pasifik Elderman (2007 ) dan Gunung Sewu Group Development Series (2009).

Teknologi inovatif yang diimplementasikan seperti:

  • Pemanfaatan kulit nanas sebagai pakan efisiensi dan pembatas limbah produk,

  • Konsep kemitraan terintegrasi: Penghargaan kehormatan dari Presiden RI 2003

  • Teknologi limbah kulit nanas kering sebagai sumber energi (ekspor Jepang)

  • Pengembangan sistem prosedur operasi Kesejahteraan Hewan

  • Pengembangan silase kulit nanas sebagai teknologi pengawetan hijauan skala besar, untuk dikembangkan sebagai bank pakan di daerah padat ternak

  • Pengembangan silase hijauan sebagai teknologi pengawetan hijauan skala besar, untuk dikembangkan sebagai bank pakan di kawasan padat ternak

  • Merancang fasilitas tempat pemberian pakan yang efisien dan efektif serta memenuhi standar operasional kesejahteraan hewan (membangun 3 fasilitas tempat pemberian pakan)

  • Menciptakan mesin perajang rumput

  • Membuat desain coral yang berfungsi di tempat pemberian pakan sebagai fasilitas perawatan ternak

Usahanya memberikan kontribusi yang signifikan dan mendapatkan penghargaan individu seperti:

  • Satya Lencana Pembangunan dari Presiden Republik Indonesia (2003)

  • 20 tahun kerja untuk PT. Great Giant Livestock (2007)

  • Alumni Berprestasi Universitas Brawijaya (2007)

  • Penghargaan dari Gubernur Lampung sebagai pengembangan ternak di Lampung (2008)

  • 25 tahun kerja untuk PT. Great Giant Livestock (2012)

Sebagai pengusaha ia juga mengembangkan divisi usaha selama 5 tahun terakhir untuk memproduksi pupuk organik dan pakan untuk mitra petani. Keterlibatan dalam komunitas seperti:

  • Program magang bagi fresh graduate sebagai koordinator dengan ISPI dan Red Meat & Cattle Partnership (2019-sekarang)

  • Sertifikasi manajer pembibitan sebagai PIC infrastruktur dengan LSIP dan Red Meat & Cattle Partnership (2019)

  • Penyusunan bimbingan teknis 1.000 desa ternak sebagai PIC dengan Ditjen Peternakan (2020)

  • Bimbingan teknis 1.000 desa ternak sebagai trainer dengan Ditjen Peternakan (2020)

  • Pemrakarsa peternak dan pertemuan penyandang dana dengan PT. KASA dan BRI

  • Juga, sebagai pembicara di banyak konferensi, seminar, dan lokakarya.

 

 

 

 

2. ADIKELANA ADIWOSO

ENGLISH:

Born in Jakarta, 17 August 1955. The President Director of PT. Juang Jaya Abdi Alam from 2000 until now. Alumni of Master International Management American Graduate School of International Management Thunderbird Arizona, USA. The first career as Staff at M. Rothschild & Company New York (1975), Pullman Kellog Inc Houston Texas as Cost Analyst (1977-1978), Johnson & Johnson International as International Marketing (1980-1981) and Product Manager (1981-1983), PT. Bakrie & Brothers as Assistant Director (1984-1988), International Finance Corporation World Bank (1988-1991), STIE Perbanas as Lecture (1989-2005), PT. Crosby Indonesia as President Director (1991-1995), PT. Tipperary Indonesia as President Director (1991-1997), Badan Penyehatan Perbankan Nasional as Senior Vice President (1999 – 2003), PT Agro Giri Perkasa as President Director (2003-2015), PT Juang Jaya Abdi Alam (2000-now). Total 29 years of service in the Indonesian cattle industry. Total 230.900 heads cattle imported for last 5 years.

He is also active in organizations such as Gapuspindo as a board member (2017).

 

The innovative technology that was implemented such as:

  • JJAW App for ESCAS Traceability cattle processed in an abattoir (2019)

  • MIS Program for Automatic Feeding, Cost, ADG in real-time (2009)

  • Cattle animal health in feedlot (2013)

His effort gave significant contribution and get any individual awards such as:

  • Indonesia Australia Business Week from the Australian Government (2015)

  • Australian Rural Leadership Foundation

  • Operational Performance Awards CPC (2016)

  • The business of the Year Awards (2018)

  • Safety Awards CPC (2019)

Involvement in the community such as:

  • Local Farmers Partnership Program (2010-now)

BAHASA:

Lahir di Jakarta, 17 Agustus 1955. Presiden Direktur PT. Juang Jaya Abdi Alam sejak tahun 2000 hingga sekarang. Alumni Magister Manajemen Internasional American Graduate School of International Management Thunderbird Arizona, USA. Karir pertama sebagai Staf di M.Rothschild & Company New York (1975), Pullman Kellog Inc Houston Texas sebagai Cost Analyst (1977-1978), Johnson & Johnson International sebagai International Marketing (1980-1981) dan Product Manager (1981-1983) ), PT. Bakrie & Brothers sebagai Asisten Direktur (1984-1988), International Finance Corporation World Bank (1988-1991), STIE Perbanas sebagai Dosen (1989-2005), PT. Crosby Indonesia sebagai Presiden Direktur (1991-1995), PT. Tipperary Indonesia sebagai Direktur Utama (1991-1997), Badan Penyehatan Perbankan Nasional sebagai Wakil Presiden Senior (1999 - 2003), PT Agro Giri Perkasa sebagai Direktur Utama (2003-2015), PT Juang Jaya Abdi Alam (2000-sekarang). Total 29 tahun bekerja di Industri Sapi Indonesia. Total 230.900 ekor sapi yang diimpor selama 5 tahun terakhir.

Ia juga aktif di organisasi seperti Gapuspindo sebagai anggota dewan (2017).

Teknologi inovatif yang diimplementasikan seperti:

  • Aplikasi JJAW untuk ESCAS Ketertelusuran sapi diproses di rumah potong hewan (2019)

  • Program MIS untuk Pemberian Makan Otomatis, Biaya, ADG secara real time (2009)

  • Kesehatan hewan ternak di tempat pemberian pakan (2013)

Usahanya memberikan kontribusi yang signifikan dan mendapatkan penghargaan individu seperti:

  • Pekan Bisnis Indonesia Australia dari Pemerintah Australia (2015)

  • Yayasan Kepemimpinan Pedesaan Australia

  • Penghargaan Kinerja Operasional CPC (2016)

  • Penghargaan Business of the Year (2018)

  • Safety Awards CPC (2019)

Keterlibatan dalam komunitas seperti:

  • Program Kemitraan Petani Lokal (2010-sekarang)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

3. Ir. JOKO ARIANTONO

ENGLISH

Born in Grobogan, 2 April 1962. Main Director of PT. Andini Agro Loka from 2010 until now. Alumni of Faculty of Animal Husbandry Gadjah Mada University. The first career as Head Unit Feed Production PT. Kariyana Gita Utama (1989-1992), then became Senior Manager PT Tipperary Indonesia (1992-2005), Business Development Manager PT Austasia Stockfeed (2005-2010). Total 30 years of services in the Indonesian cattle industry. Total 73.698 heads cattle imported for last 5 years.

He is also active in organizations such as ISPI as head of the Business Division (2018-2022) and Gapuspindo as Board Member (2019-2023). Training experienced in breeding, fattening, and butchering in Brisbane Australia (1992). Breeding Management Northern Territory Australia (1993), Feedlot Management Brisbane Australia (1994).

The innovative technology that was implemented such as:

  • Corn planting with high doses of compost on marginal soils (2005)

  • Ferment the beer dregs and onggok for a concentrate substitute. (2006)

  • Fermentation of rice straw with a protein source material in the form of urea (2007)

  • Utilization of sawdust waste in the wood crates industry for bedding drums for beef cattle fattening. (2009)

  • Planting corn with high doses of compost on very rocky land (2015)

  • The use of cassava as a source of feed energy in farmer groups for beef cattle breeders when the price of cassava falls in the market price (2016)

  • Cultivation of sorghum varieties Super 1 with liquid fertilizer from washing drums fermented with decomposing microbes as a source of cheap forage. (2018)

Involvement in the community for the last 5 years such as:

  • Technical Guidance Development of 1.000 village cattle with Directorate General of Livestock (2020).

BAHASA:

Lahir di Grobogan, 2 April 1962. Direktur Utama PT. Andini Agro Loka sejak 2010 hingga sekarang. Alumni Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada. Karir pertama sebagai Kepala Unit Produksi Pakan PT. Kariyana Gita Utama (1989-1992), kemudian menjadi Senior Manager PT Tipperary Indonesia (1992-2005), Business Development Manager PT Austasia Stockfeed (2005-2010). Total 30 tahun pelayanan di industri sapi Indonesia. Total 73.698 ekor sapi yang diimpor selama 5 tahun terakhir.

Ia juga aktif di organisasi seperti ISPI sebagai Kepala Divisi Bisnis (2018-2022) dan Gapuspindo sebagai Anggota Dewan (2019-2023). Pengalaman pelatihan tentang pemuliaan, penggemukan, dan pemotongan di Brisbane Australia (1992). Manajemen Breeding Northern Territory Australia (1993), Feedlot Management Brisbane Australia (1994).

Teknologi inovatif yang diimplementasikan seperti:

  • Penanaman jagung dengan dosis tinggi kompos di tanah marginal (2005)

  • Fermentasi ampas bir dan onggok sebagai pengganti konsentrat. (2006)

  • Fermentasi jerami padi dengan bahan sumber protein berupa urea (2007)

  • Pemanfaatan limbah serbuk gergaji pada industri peti kayu untuk bed drum untuk penggemukan sapi potong. (2009)

  • Menanam jagung dengan kompos dosis tinggi di lahan yang sangat berbatu (2015)

  • Pemanfaatan ubi kayu sebagai sumber energi pakan pada kelompok tani peternak sapi potong pada saat harga ubi kayu jatuh di pasaran (2016)

  • Budidaya sorgum varietas Super 1 dengan pupuk cair dari drum pencuci yang difermentasi dengan mikroba pembusuk sebagai sumber pakan murah. (2018)

Keterlibatan dalam komunitas selama 5 tahun terakhir seperti:

  • Bimbingan Teknis Pengembangan 1.000 ekor sapi desa bersama Direktorat Jenderal Peternakan (2020).

 

 

 

4. drh. NANANG PURUS SUBENDRO

ENGLISH:

Born in Ponorogo, 26 May 1964. Main Director of PT. Indo Prima Beef from 2014-now. Alumni of Faculty Veterinary Medicine Gadjah Mada Univerity. Total  100.988 heads cattle imported for last 5 years. 

He is also active in organizations such as Chairman of Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Lampung (2020-2024), Chairman of Komunitas Sapi Indonesia (2018-2020), Vice-Chairman Gapuspindo (2019-2024), and Head Business Division of Perhimpunan Peternak Sapi Kerbau Indonesia-PPSKI (2016-2020)

Involvement in the community for the last 5 years such as:

  • Cattle Business Partnership with Gunung Madu Cooperation (2015-now)

  • Cattle Business Partnership with CV. Pasa Jaya (2016-now)

  • Cattle Business Partnership with PT. Samudra Biru Langit (2018-now)

BAHASA:

Lahir di Ponorogo, 26 Mei 1964. Direktur Utama PT. Indo Prima Beef 2014-sekarang. Alumni Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada. Total 100.988 ekor sapi yang diimpor selama 5 tahun terakhir.

Ia juga aktif di organisasi seperti Ketua Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Lampung (2020-2024), Ketua Komunitas Sapi Indonesia (2018-2020), Wakil Ketua Gapuspindo (2019-2024), dan Kepala Divisi Bisnis Perhimpunan Peternak Sapi Kerbau Indonesia-PPSKI (2016-2020)


Keterlibatan dalam komunitas selama 5 tahun terakhir seperti:

  • Kemitraan Usaha Sapi dengan Koperasi Gunung Madu (2015-sekarang)

  • Kemitraan Bisnis Sapi dengan CV. Pasa Jaya (2016-sekarang)

  • Kemitraan Bisnis Sapi dengan PT. Samudra Biru Langit (2018-sekarang)